KUNJUNGAN DAN DISEMINASI PROGRAM STUDI PENCIPTAAN MUSIK ISI YOGYAKARTA DI SEKOLAH MENENGAH MUSIK (SMM) YOGYAKARTA: MEMBUKA JALAN BAGI GENERASI PENCIPTA BARU

KUNJUNGAN DAN DISEMINASI PROGRAM STUDI PENCIPTAAN MUSIK ISI YOGYAKARTA DI SEKOLAH MENENGAH MUSIK (SMM) YOGYAKARTA: MEMBUKA JALAN BAGI GENERASI PENCIPTA BARU

 

 

 

Program Studi Penciptaan Musik (Penciptaan Musik) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta melakukan kunjungan sekaligus kegiatan diseminasi ke Sekolah Menengah Musik (SMM) Yogyakarta. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi akademik, tetapi merupakan misi strategis untuk memperkenalkan lebih dalam tentang dunia pendidikan tinggi penciptaan musik, membangun jembatan antara pendidikan menengah kejuruan musik dengan perguruan tinggi seni, serta menginspirasi calon-calon pencipta musik masa depan.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif ini dihadiri oleh para siswa-siswi SMM Yogyakarta dari berbagai instrumental mayor, yang memiliki minat dan bakat mendalam di bidang musik. Tim dari Prodi Penciptaan Musik ISI Yogyakarta, yang terdiri dari dosen, hadir dengan semangat untuk berbagi visi, misi dan peluang.

Sosialisasi Program Studi: Lebih Dari Sekadar Belajar Musik

Dalam presentasi yang menarik, tim Prodi Penciptaan Musik memaparkan secara komprehensif tentang hakikat dari pendidikan di Prodi Penciptaan Musik. Ditekankan bahwa program studi ini tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis bermain alat musik, tetapi lebih mendalam pada proses kreatif, eksplorasi ide, dan konstruksi karya komposisi musik yang orisinal. Mahasiswa diajak untuk berpikir sebagai komposer, penata musik, atau sound artist yang mampu menuangkan gagasan estetis dan konseptual ke dalam bentuk karya.

Beberapa poin kunci yang disampaikan meliputi:

  1. Kurikulum: Kurikulum dirancang untuk mengasah kepekaan musikal, penguasaan teori musik tingkat lanjut, orkestrasi, teknologi musik digital (DAW, audio engineering), serta pengetahuan tentang berbagai gaya dan genre musik dari tradisional hingga kontemporer.
  2. Lingkungan Belajar Berbasis Proyek dan Kolaborasi: Mahasiswa banyak terlibat dalam proyek penciptaan, baik untuk konser, pertunjukan kolaboratif, maupun rekaman studio. Kolaborasi ini mencerminkan ekosistem seni sesungguhnya.
  3. Prospek Karir Lulusan: Sosialisasi juga menjawab rasa ingin tahu siswa tentang masa depan lulusan, yang mencakup profesi sebagai komposer untuk film, iklan, dan media; penata musik pertunjukan; music director; sound designer; akademisi; atau entrepreneur di industri musik.

Kunjungan ini ditutup dengan harapan yang menguatkan hubungan antara SMM Yogyakarta dan ISI Yogyakarta. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat menjadi pemantik bagi siswa-siswi berbakat untuk melanjutkan studinya di jalur penciptaan, sehingga mereka dapat menjadi generasi baru pencipta musik Indonesia yang tidak hanya terampil, tetapi juga berkarakter, inovatif, dan berwawasan budaya.

Prodi Penciptaan Musik ISI Yogyakarta, melalui diseminasi ini, tidak hanya merekrut calon mahasiswa, tetapi juga sedang menabur benih-benih kreator musik masa depan untuk terus memperkaya khazanah seni musik tanah air dari jantung budaya Yogyakarta.

Cari
Categories

Bagikan postingan ini